Makna Hari Valentine di Dunia Nyata


Kira kira berapa banyak sih dari kita yang mengerti sejarah asal muasal tanggal 14 Februari dijadikan sebagai peringatan Valentine’s Day? Jangan hanya latah ikutan pokoknya kalau tanggal 14 Februari musti berikan kembang ke pasangan, atau berikan coklat atau lainnya. Sebelum lebih jauh kita simak dulu sejarah Valentine Day sebenarnya

SEJARAH VALENTINE:
Perayaan Kesuburan bulan Februari Asosiasi pertengahan bulan Februari dengan cinta dan kesuburan sudah ada sejak dahulu kala. Menurut tarikh kalender Athena kuno, periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari adalah bulan Gamelion, yang dipersembahkan kepada pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera.

Di Roma kuno, 15 Februari adalah hari raya Lupercalia, sebuah perayaan Lupercus, dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Sebagai bagian dari ritual penyucian, para pendeta Lupercus meyembahkan korban kambing kepada sang dewa dan kemudian setelah minum anggur, mereka akan lari-lari di jejalanan kota Roma sembari membawa potongan-potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai. Terutama wanita-wanita muda akan maju secara sukarela karena percaya bahwa dengan itu mereka akan dikarunia kesuburan dan bisa melahirkan dengan mudah.

Hari Raya Gereja
Menurut Ensiklopedi Katolik (Catholic Encyclopaedia 1908), nama Valentinus paling tidak bisa merujuk tiga martir atau santo (orang suci) yang berbeda:

* seorang pastur di Roma
* seorang uskup Interamna (modern Terni)
* seorang martir di provinsi Romawi

Africa. Koneksi antara ketiga martir ini dengan hari raya cinta romantis tidak jelas. Bahkan Paus Gelasius I, pada tahun 496, menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada yang diketahui mengenai martir-martir ini namun hari 14 Februari ditetapkan sebagai hari raya peringatan santo Valentinus. Ada yang mengatakan bahwa Paus Gelasius I sengaja menetapkan hal ini untuk mengungguli hari raya Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari.

Sisa-sisa kerangka yang digali dari makam Santo Hyppolytus dia Via Tibertinus dekat Roma, diidentifikasikan sebagai jenazah St. Valentinus. Kemudian ditaruh dalam sebuah peti emas dan dikirim ke gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia. Jenazah ini telah diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada 1836. Banyak wisatawan sekarang yang berziarah ke gereja ini pada hari Valentine, di mana peti emas diarak-arak dalam sebuah prosesi khusyuk dan dibawa ke sebuah altar tinggi. Pada hari itu sebuah misa khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta.

Hari raya ini dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969 sebagai bagian dari sebuah usaha yang lebih luas untuk menghapus santo-santa yang asal-muasalnya bisa dipertanyakan dan hanya berbasis legenda saja. Namun pesta ini masih dirayakan pada paroki-paroki tertentu.

Valentinius Guru ilmu Agnostisisme yang berpengaruh Valentinius, adalah seorang calon uskup Roma pada tahun 143. Dalam ajarannya, tempat tidur pelaminan memiliki tempat yang utama dalam versi Cinta Kasih Kristianinya. Penekanannya ini jauh berbeda dengan konsep… dalam agama Kristen yang umum. Stephan A. Hoeller, seorang pakar, menyatakan pendapatnya tentang Valentinius mengenai hal ini: “Selain sakramen permandian, penguatan, ekaristi, imamat dan perminyakan, aliran gnosis Valentinius juga secara prominen menekankan dua sakramen agung dan misterius yang dipanggil “penebusan dosa” (apolytrosis) dan “tempat pelaminan”…” Sumber: Wikipedia

Lalu berabad abad kemudian nun jauh di wilayah yang bernama Nusantara, juga 14 Februari banyak diperingati oleh banyak kaum muda mudi sebagai moment kasih sayang (dalam tanda kutip) karena kasih sayang yang sesungguhnya sangatlah luas maknanya.


Apakah makna tanggal 14 Februari saat ini disekitar kita:

*Bagi para pedagang toko dan industri perdagangan, tanggal 14 Februari mereka mengambil keuntungan dengan mengemas momen Valentine Day meraup penjualan lebih dari beberapa produknya seperti coklat, kartu ucapan, boneka yang bertuliskan I Love You dan pernak pernik pink cinta lainnya.
Barang dagangan yang berbau Valentine's laris manis
Barang dagangan yang berbau Valentine's laris manis

*Bagi para pedagang bunga segar dan imitasi saat sekaranglah momen yang mereka tunggu tunggu karena bunga bunga itu tidak hanya laris manis dibeli pembeli namun juga dibeli para pedagang bunga dadakan yang menjajakan bunga bunga mawar merah dengan hiasan ucapan Valentine di sepanjang jalan protokol kota dan tempat tempat strategis lainnya.
Penjaja bunga valentine dadakan banyak bertebaran di sepanjang jalan utama kota
Penjaja bunga valentine dadakan banyak bertebaran di sepanjang jalan utama kota

*Bagi para pedagang obat dan Apotek pun juga kecipratan panen Valentine Day juga, loh memang hari kasih sayang banyak yang sakit? bukan itu, penjualan kondom menjelang Valentine hingga hari H nya mengalami lonjakan yang sangat besar, waduh kenapa?
Kondom pun ikut laris manis di hari Valentine's day
Kondom pun ikut laris manis di hari Valentine's day

PEKANBARU (RiauInfo) – Pada malam Valentine Day beberapa waktu lalu, kondom merupakan komoditi yang aling digemari. Buktinya alat kontrasepsi yang dapat dibeli secara bebas ini laku keras di Pekanbaru. Ini membuktikan betapa telah rusaknya moral pada sebagian kalangan anak muda di kota ini. (Riau Info.com)

 Bagi sebagian orang valentine day atau hari kasih sayang kerap diidentikkan dengan berhubungan seks. Di Semarang, Jawa Tengah, tingkat penjualan alat kontrasepsi di beberapa apotek dan toko asesoris seks, laris manis. Tony (46) salah satu pemilik toko asesoris seks, “Amoy” di Jalan Kusumawardani Raya mengaku ada peningkatan penjualan alat kontrasepsi. “Kebanyakan kondom dan pil KB. Kami menjual berbagai macam jenis kondom dari luar negeri. Mulai yang beraroma aneka rasa sampai yang bergerigi,” katanya kepada okezone, Sabtu (14/2/2009).

Tak cuma alat “pengaman”, lanjut Tony, banyak pelanggan yang memesan obat kuat. “Mungkin ada hubungannya dengan Valentine,” katanya sambil tersenyum. Menurut Tony, konsumen asesoris seks ini didominasi oleh para remaja dan mahasiswa. Bahkan, kata Tony, mayoritas mereka sengaja memesan barang yang mereka inginkan melalui telepon. Setelah deal, karyawan Tony yang akan mengantarkan pesanan tersebut.

“Ya, mungkin mereka malu jika ketahuan temannya datang ke toko kami,” ucapnya. Kondisi serupa juga terjadi pada tingkat hunian hotel-hotel kelas melati di Semarang. Seperti Hotel Dirgantara di Jalan Siliwangi Semarang, sejak siang hingga menjelang sore padat pengunjung.

Padahal, hotel ini kerap kali menjadi incaran polisi karena sering dijadikan tempat mesum. Sabtu 7 Februaru lalu Polsek Kalibanteng berhasil menjaring sembilan pasangan tak resmi dari hotel ini. “Nggak tahu Mas. Hari ini banyak sekali yang datang. Nggak seperti biasanya,” jelas Hardi (71), penarik becak yang mangkal di seberang hotel. Pantauan okezone di lapangan, pengunjung hotel ini mayoritas berkendaraan roda dua dan berpelat H alias orang Semarang asli. Berdomisili di Semarang kenapa menginap di hotel Semarang? Oke zone 14/09

Pemberian makna yang membuat miris kita semua.
#Makna bagi pengusaha hotel dan hiburan (Cafe dan Pub) mengemas perayaan Valentine’s day sebagai momen untuk melariskan promo baik gebyar Valentine’s dan lain sebagainya. Bagi terutama hotel kelas short time atau lebih dikenal dengan hotel transit (Motel) atau juga vila vila di tempat tempat wisata pun mengalami lonjakan, banyak pasangan muda mudi yang menyewa kamar untuk berkencan tentunya apa lagi kalau tidak melakukan hubungan badan alias ML.
Pasangan muda mudi banyak juga yang menghabiskan hari Valentine di kamar hotel
Pasangan muda mudi banyak juga yang menghabiskan hari Valentine di kamar hotel

Lalu bagaimanakah menyikapi hal seperti ini? rasanya begitu banyak hal yangperlu ditinjau dari segala aspek tentang Valentine’s days bagi kita masyarakat timur terutama bagi umat muslim, karena kondisi degradasi moral generasi muda yang salah dalam memaknai Valentine’s day dalam perspektif mereka sendiri yaitu kasih sayang dalam pengertian yang sempit misalnya mencium kekasih bahkan hingga melakukan hubungan seks sebagai ungkapan penyerahan dan pembuktian kasih sayang seutuhnya sudah memprihatinkan kita sekalian. Lalu kalau begini masih perlukah gebyar hari kasih sayang ini diperingati? 
Momen ini pun tidak sedikit mendapatkan penentangan dimana-mana karena kerap kali mendorong lunturnya kepatuhan terhadap norma-norma serta moral dan agama yang dianut
Momen ini pun tidak sedikit mendapatkan penentangan dimana-mana karena kerap kali mendorong lunturnya kepatuhan terhadap norma-norma serta moral dan agama yang dianut

Bagaimanakah cara Anda memberikan kasih sayang pada pasangan Anda?

source
>>Baca Selengkapnya..,

Paket Coklat Valentine Dengan Bonus Kondom

Anggota Komisi IX DPR RI Herlini Amran dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mendesak Pemerintah Pusat dalam hal ini BKKBN segera menyelidiki kasus yang saat ini meresahkan masyarat terkait temuan dilapangan Promo kondom di balik coklat yang merebak beberapa pekan sebelum perayaan “Valentine day’s” .

“Saat ini Valentine day justru banyak dirayakan oleh remaja khusus nya usia 18 tahun kebawah, sehingga bisa promo ini justru menjadi kontra produktif dengan program peningkatan akses kesehatan reproduksi remaja dari Pemerintah,” ujar Herlini, seperti dilansir dalam rilis yang dikirim media masa, Senin (13/2/2012).

Hasil survei yang dilansir DKT Indonesia yang dilakukan pada Mei 2011 dengan cara wawancara langsung terhadap 663 responden di 5 kota besar di Indonesia, yaitu Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Bali menyatakan bahwa 39 persen anak baru gede (ABG) kota besar pernah melakukan seks bebas responden ABG usia antara 15-19 tahun pernah berhubungan seksual, dan 61 persen sisanya berusia antara 20-25 tahun.

Temuan serupa juga ditunjukkan oleh hasil riset dari penelitian yang dilakukan oleh hasil riset BKKBN tahun 2010, mengatakan bahwa separuh remaja perempuan lajang yang tinggal di wilayah Jabodetabek telah kehilangan keperawanan dan mengaku pernah melakukan hubungan seks sebelum menikah, bahkan tidak sedikit yang mengalami kasus hamil di luar nikah. Begitu juga di kota-kota besar lainnya seperti Surabaya, Medan, Bandung dan Yogyakarta.

Herlini menegaskan, kementerian kesehatan selaku yang mengizinkan harus menertibkan bila terbukti perusahaan coklat tersebut melakukan promo-promo seperti itu atau ada ‘oknum’ orang dalam BKKBN yang justru mendukung ‘Promo Kondom di Balik Coklat’ tersebut. “BKKBN Harus menjelaskan kepada masyarakat apakah ini dalam rangka promo telah berkoordinasi dengan BKKBN atau justru kontra produktif dengan program peningkatan akses kesehatan reproduksi remaja,” kata Herlini.

“Pemerintah harus turut gencar mensosialisasikan dampak dari bergaulan bebas yang saat ini merebak di kalangan remaja, jangan sampai program pemerintah dalam pengentasan kependudukan malah berbalik melegalkan pergaulan bebas,” jelas Herlini. Legislator PKS dari Dapil Kepri ini mengimbau sebaiknya masyarakat menjadikan Valentine day menjadi sebagai hari menutup aurat nasional sebagai solusi agar tidak bertolak belakang dengan semangat budaya ketimuran yang di anut oleh bangsa Indonesia.
valentines day kondom
(Sumber)
>>Baca Selengkapnya..,

Batasan pergaulan lelaki ' wanita bukan mahram '

Alam remaja adalah alam yang sangat mencabar sehingga disebut nabi dalam satu senarai orang kenamaan akhirat adalah remaja yang terselamat dan menyelamatkan diri daripada zina.

Maksud hadis: "Lelaki yang apabila diajak perempuan cantik berzina lalu berkata, 'sesungguhnya aku takut kepada Allah.'"



Sebagai satu agama yang amat hebat, Islam menampilkan cara pengawalan yang sangat berkesan dalam mengatasi penyakit seksual iaitu sebagaimana dalam firman Allah yang kita baca di atas, perkataan 'jangan kamu hampiri zina.'

Kalau hampiri sudah dilarang dan ditegah, apatah lagi melakukannya. Menghampiri bermakna apa saja perbuatan yang menjadi penyebab, pendorong, keinginan dan sebagainya, adalah haram.

Kalau ada pendorong mudah datang keinginan diulit bisikan syaitan sama merelakan pula, terjadilah perbuatan terkutuk yang saban hari kita lihat dan dengar iaitu remaja melahirkan anak luar nikah.

Semuanya bermula dengan pergaulan bebas tanpa batas, berkawan tak salah yang salahnya bila melampaui batas. Kali ini penulis tampilkan batas-batas dalam pergaulan supaya menjadi bimbingan kepada khalayak remaja sekalian, iaitu:

1) Pandangan
2) Pertemuan
3) Percakapan
4) Berjabat tangan
5) Bersentuhan badan

Pandangan yang dimaksudkan di sini adalah pandangan yang biasa bukan bertujuan untuk menimbulkan hawa nafsu sama ada dari pihak lelaki atau perempuan.

Bagi kaum lelaki, Allah s.w.t memberi peringatan di dalam firman-Nya dalam Surah An-Nur ayat 30 yang bermaksud: "Katakanlah olehmu (wahai Muhammad) kepada orang-orang lelaki yang beriman, hendaklah mereka memejamkan setengah dari pandangan mereka..."

Bagi kaum perempuan juga Allah s.w.t memberi peringatan-Nya sebagaimana maksud Surah An-Nur ayat 31 "Katakanlah olehmu (wahai Muhammad) kepada orang-orang perempuan yang beriman hendaklah mereka memejamkan (tidak tengok) setengah dari pandangan mereka..." dari kedua-dua ayat itu kita dapat menafsirkan bahawa kita boleh memandang seseorang yang berlainan jantina sekadar yang perlu sahaja.

Pandangannya pula tidak keterlaluan atau memandang melampaui batas sehingga menerbitkan hawa nafsu sesama sendiri. Hanya dengan pandangan saja kita percaya hawa nafsu akan menguasai dan syaitan mudah menggoda akhirnya mendorong mereka ke arah kancah maksiat.

Maksud pertemuan di antara lelaki dan perempuan yang bukan mahramnya di tempat sunyi.

Dalam konteks hari ini lebih di kenali dengan istilah 'khalwat' mengikut kebiasaannya apabila dua orang yang bukan mahramnya bertemu di tempat sunyi, mereka akan mudah terdorong untuk melakukan maksiat.

Dalam hal ini Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud: "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat maka janganlah ia melakukan pertemuan dengan seorang perempuan tanpa disertai mahramnya kerana sesungguhnya yang ketiga itu tentulah syaitan." (Riwayat Bukhari, Muslim dan lain-lain)

Dari hadis di atas dapat kita membuat kesimpulan bahawa Allah melarang pertemuan di antara lelaki dan perempuan yang bukan mahramnya di tempat-tempat sunyi dan jauh dari pandangan orang ramai.

Percakapan atau perbualan yang dimaksudkan di sini ialah apabila dua orang individu yang bukan mahramnya bertemu dan bercakap-cakap dengan tujuan tertentu yang boleh mendatangkan syak wasangka.

Dalam soal ini bukan bermakna antara lelaki dan perempuan tidak untuk bergaul dan bercakap-cakap, Islam tidak melarangnya, tetapi percakapan yang dibenarkan ialah mempunyai tujuan yang tertentu atau urusan yang penting sahaja.

Larangan itu dibuat semata-mata untuk menghindari pandangan serong atau fitnah orang terutama sekali kaum perempuan.

Berjabat tangan bermaksud menghulurkan dan menyambut tangan orang lain tanda hubungan silaturahim antara mereka, perlakuan itu meliputi lelaki dengan lelaki dan perempuan dengan perempuan atau sebaliknya.

Menurut Islam hukum berjabat tangan antara lelaki dan perempuan yang bukan mahramnya adalah haram. Siti Aisyah r.a ada berkata: "...demi Allah, tidak pernah Rasulullah s.a.w menyentuh tangan seorang perempuan lain yang bukan mahramnya, hanya baginda membai'ah mereka dengan percakapan." (Riwayat Imam Ahmad)

Bersentuhan badan bermakna apabila berlaku pertemuan mana-mana anggota tubuh badan antara lelaki dan perempuan yang bukan mahramnya.

Sentuhan di sini lebih bermaksud sentuhan dengan sengaja, lebih-lebih lagi hingga menerbitkan keinginan nafsu. Rasulullah s.a.w pernah bersabda yang maksudnya: "Sesungguhnya jika kepala seseorang dari kamu ditikam dengan jarum besi, itu lebih baik baginya daripada menyentuh seorang perempuan yang tidak halal baginya."

Dari hadis di atas dapatlah kita mentakrifkan bahawa persentuhan badan antara lelaki dan perempuan bukan mahram adalah dilarang keras Allah s.w.t. (via)
>>Baca Selengkapnya..,

GAYA BARAT MENJADI BUDAYA MASYARAKAT INDONESIA

Di dunia yang sudah semakin maju ini dapat kita lihat bahwa banyak yang sudah berubah dan terjadi. Baik dari cara bicara, gaya, sikap dan tata karma. Setiap orang memiliki haknya untuk melakukan apapun yang dia mau, akan tetapi jika kita berbicara dalam konteks hak, kita harus tahu mana yang benar-benar hak dan mana yang benar-benar bukan hak. Karena setiap sesuatu yang akan kita lakukan akan memberikan dampak bagi masyarakat.

Semakin berkembangnya teknologi, maka semakin banyak pula yang harus kita ubah. Akan tetapi ada hal-hal yang seharusnya tidak kita ubah melainkan kita pertahankan sampai kapan pun. Dapat saya lihat dan amati bahwa masyarakat Indonesia cenderung selalu terpengaruh oleh perubahan-perubahan yang terjadi di luar ruang lingkup negara Indonesia. Seperti halnya mencontoh sikap, gaya, perilaku yang ada di negara lain dibawa kedalam negara Indonesia. Apakah ini akan terus dilakukan oleh mayarakat Indonesia? Sampai kapan ini akan terus terjadi? Apakah masyarakat tidak mengetahui dampaknya kedepan? Apakah masyarakat Indonesia tidak takut budaya yang ada di Indonesia akan hilang?

Semua pertanyaan itu hanya dapat di jawab oleh masyarakat Indonesia. Masyarakatlah yang mampu menjaga kebudayaan Indonesia, janganlah kita mencontoh negara lain baik dari sigi mana pun, karena kita adalah negara kaya bahkan dapat saya katakana bahwa Indonesia ini adalah negara yang terkaya di dunia. Akan tetapi masyarakatnya yang tidak menyadari akan hal itu. Sudah selayaknya kita sebagai masyarakat Indonesia memberikan apresiasi kepada budaya-budaya yang ada di negara kita.

Mari kita tinggalkan budaya-budaya ‘barat’ yang telah merubah masyarakat Indonesia menjadi lupa akan kebudayaanya sendiri. Kita tunjukan pada dunia bahwa budaya Indonesia lah yang pantas untuk dicontoh. Karena kita memiliki apa yang negara lain tidak miliki. Dengan semangat juang yang tinggi jangan biarkan budaya-budaya lain masuk ke Indonesia dan menghilangkan budaya-budaya Indonesia.
Saya mengajak kepada seluruh teman-teman  se-Indonesia untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara Indonesia. Mari kita jaga budaya-budaya kita ini sampai TITIK DARAH PENGHABISAN.
Oleh karena itu, sudah selayaknya lah kita sebagai anak bangsa menjaga budaya-budaya yang ada di Indonesia supaya tidak menghilang sampai kapan pun dan menjadikan lingkungan kita aman, adil dan sejahtera.(sumber)
>>Baca Selengkapnya..,

MISTERI TOKOH DIBALIK PENEMUAN SANDAL JEPIT

Jika Alexander Graham Bell ngaku - ngaku menemukan telepon padahal dia cuman mematenkan penemuan orang, Jika Thomas Alfa Edison ngaku - ngaku yang pertama kali menemukan bola lampu, padahal dia hanya peniru (plagiat), jika ada pengumuman segempok uang ditemukan di pasar maka akan ada lebih dari 10 orang yang ngaku - ngaku (padahal itu cuman candaan). Maka nasib yang sama dengan hal di atas tidak dialami oleh SANDAL JEPIT, karena mulai dari jaman Fir'aun masih ingusan sampai zaman Bill Gate mantu, tidak ada seorangpun yang mengklaim bahwa dialah Penemu The Sandal Jepit !


Sandal Pembawa Petaka

Di buka, didorong dikit-dikit, dimasukin, digoyang lalu dijepit, waw…nyaman dan enak sekali rasanya……

Itulah kalau kita pakai sandal jepit. Sandal jepit memang alas kaki yang sangat murah dan tidak banyak dikomplain oleh konsumen, sampai sekarang lembaga konsumen Indonesia tidak pernah menerima keluhan tentang sandal jepit yang putus atau pun lepek, maupun hilang.

Dalam perkembangan sejarah umat manusia, sandal berbarengan dengan jaman logam. Terutama setelah diciptakannya paku, karena saat itu sering terjadi kecelakaan kacugak (kaki tertusuk paku). Sehingga diciptakan lah sandal, sebagai pelindung kaki. Namun perkembangan sandal jepit ternyata mempunyai cerita tersendiri.

Pertama-tama sandal jepit ini di temukan di daerah Cina Utara yang pada saat itu di pimpin oleh Kaisar Cing Cang Ke Ling. Penemuan sandal jepit tidak disengaja. Di mana pada saat itu, kaisar sedang berburu harimau dengan busur panahnya melihat si kaki seribu melintas di ibu jari kakinya, karena merasa jijik, si kaisar latah, sambil berkata " eh sial..gua jepit lo".



Dari sana tersebar gosip dari mulut ke mulut, bahwa kaisar itu latah. Ini akibat ulah comel dari pengawal kaisar yang melihat kelatahan kaisar dan memberikan kabar ini pada media Cek Li Cek, media cetak gosip mingguan di Cina Utara. Untuk menjaga kewibawaahn kaisar, maka

para penasehat kaisar bersidang. Dari sidang muncul keputusan, bahwa harus ada alas kaki, buat kaki kaisar agar terhindar dari serangga menjijikan, maka di buatlah alas kaki dari kayu, dengan memberikan tiang pendek pas dekat ibu jari. Hal itu sekaligus sebagai peringatan bagi para gosiper, kalau masih menggosip kaisar latah akan diinjak dan dijepit lho. Itu kisah sandal jepit dari Cina walau pun ini masih perlu dibuktikan kebenarannya.



Kalau menilik dari masa keemasan Eropa, sandal jepit ini muncul saat revolusi industri di Inggris. Sandal jepit muncul, di mana para petani meninggalkan ladangnya dan bekerja menjadi buruh di pabrik-pabrik. Pada saat itu kaum buruh tidak memakai alas kaki ke pabrik, mereka persis seperti kebiasaan petani ladang yang cekeran. Karena mereka sering cekeran tentu saja pabrik menjadi kotor. Clening service yang bertugas membersihkan sering mengeluh karena banyak pasir yang terbawa ke ruangan. Mereka sering ngomel-ngomel : " Sand All…sand…All…stupid ". Karena pabrik sangat bising, maka terdengarnya menjadi "Sandal jepit". Maka para buruh memakai sandal jepit untuk menghindari omelannya. Sejarah ini pun ini juga masih diragukan faktanya.

Kalau perkembangan di Indonesia, Sandal jepit ini sebenarnya sudah mulai ada dari Jaman Tarumanagara di Bogor, sekitar abad ke 7 . Hal tersebut dibuktikan dengan penemuan batu tulis yang didalamnya ada tulisan/prasasti dan telapak kaki Raja. Telapak kaki tersebut sebenarnya adalah cetakan,untuk membuat sandal raja. Sayang sekali tidak ada keterangan sandal apa yang dibuat. Tetapi yang jelas dari cetakan telapak kaki raja tidak ada tanda kaki raja pecah-pecah (rorombehen), berarti kaki raja sehat dan saya yakin raja sudah pakai sandal.

Tak seorang pun yang mengklaim sebagai penemu sandal jepit. Ini sangat mengherankan, walaupun tidak sebergensi seperti penemuan listrik oleh Thomas Alva Edison, sandal jepit merupakan kebutuhan sehari-hari seperti listrik. Bahkan antara sandal jepit dengan listrik ada hubungan. Kalau anda sedang memperbaiki arus listrik (kabel), harus memakai sandal jepit, kalau tidak memakai anda bisa kesetrum.

Tetapi anda tidak usah heran, soal klaim sandal jepit yang tidak ada yang memgaku sebagai penemunya, karena justru yang lebih mengherankan adalah banyak yang mengaku kehilangan sandal jepit di mesjid. Ini cukup aneh, padahal kalau anda mengaku sebagai penemu sandal jepit, anda akan mendapat rohayati… ehhh…royalty

[sumber]
>>Baca Selengkapnya..,
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...